Jelang Musim Hujan, Pemkot Palembang Bersihkan Anak Sungai di 5 Kecamatan

Di Kecamatan Sako, normalisasi dilakukan pada aliran Sungai Simpang Bombat di Jalan Anggrek 1, Kelurahan Sialang. Petugas juga menangani aliran air di Jalan Murai, kawasan RT 19, Kelurahan Sialang.
Adapun di Kecamatan Ilir Timur II, pembersihan vegetasi dilanjutkan di Jalan RW Monginsidi, tepatnya di depan SD Negeri 49.
Penyebaran lokasi pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Palembang menjaga kelancaran aliran air di kawasan permukiman dan lingkungan perkotaan menjelang peningkatan curah hujan.
Cegah Banjir, Warga Palembang Diimbau Tidak Buang Sampah ke Sungai
Pembersihan anak sungai menjadi salah satu langkah untuk mengurangi potensi hambatan aliran air. Tumpukan sampah dan pertumbuhan vegetasi yang tidak terkendali dapat mempersempit jalur aliran sehingga meningkatkan risiko genangan ketika hujan deras.
Meski demikian, upaya mencegah banjir di Palembang tidak hanya bergantung pada pekerjaan normalisasi yang dilakukan pemerintah. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai dan saluran drainase juga memiliki peran penting.
Warga diimbau tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran air karena dapat menyebabkan penyumbatan. Masyarakat juga diharapkan menjaga kebersihan lingkungan serta melaporkan kondisi saluran yang tersumbat agar dapat ditindaklanjuti.
Dengan pembersihan anak sungai secara berkala dan dukungan masyarakat, risiko genangan di sejumlah kawasan Palembang diharapkan dapat ditekan selama musim penghujan.
Upaya tersebut perlu berjalan beriringan dengan pemeliharaan drainase dan pengawasan kondisi aliran air agar fungsi saluran tetap terjaga ketika hujan turun.(YL)







