Kapolda Sumsel Ultimatum Pelaku Begal: Tidak Ada Kompromi, Tindakan Tegas Terukur Menanti
Kebijakan tindakan tegas terukur tersebut diarahkan untuk memberikan efek jera sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas jalanan.
Selain itu, penguatan pengamanan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman masyarakat saat menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama pada malam hingga dini hari.
Stabilitas keamanan yang kondusif diyakini akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, kelancaran distribusi logistik, serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Dengan situasi kamtibmas yang aman, roda pembangunan nasional di Sumatera Selatan dapat berjalan optimal tanpa gangguan kriminalitas jalanan.
“Tidak ada tempat bagi pelaku begal di wilayah Sumatera Selatan. Kami menginstruksikan seluruh personel di lapangan untuk melakukan tindakan tegas terukur apabila para pelaku mencoba melawan dan membahayakan keselamatan petugas maupun masyarakat,” tegas Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., memastikan seluruh jajaran telah menyiagakan tim patroli dan personel taktis di berbagai wilayah rawan gangguan keamanan.
“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat dengan memastikan situasi keamanan tetap aman, nyaman, dan kondusif. Negara tidak boleh kalah terhadap aksi kriminalitas yang mengancam keselamatan warga,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
Melalui langkah preventif dan penegakan hukum yang konsisten, Polda Sumatera Selatan menegaskan perannya sebagai institusi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


