Kapolda Tekankan Akselerasi Pencegahan Peredaran Gelap Narkotika di Sumatera Selatan
Paparan tersebut turut mendapat penguatan manajerial dari Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, yang menekankan pentingnya sinergi lintas fungsi dalam mendukung efektivitas pemberantasan narkotika di seluruh wilayah hukum Sumatera Selatan.
Forum strategis ini juga menjadi bagian dari langkah institusional Polda Sumsel dalam memperkuat pendekatan preemtif, preventif, hingga represif secara berimbang.
Selain penindakan hukum terhadap jaringan pengedar, Polda Sumsel juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat, penguatan intelijen dasar, serta optimalisasi kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan elemen pendidikan.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho, menegaskan bahwa ancaman narkotika tidak hanya berdampak pada aspek kriminalitas, tetapi juga menjadi ancaman serius terhadap masa depan generasi muda dan ketahanan nasional.
“Fungsi Direktorat Reserse Narkoba adalah garda terdepan dalam menyelamatkan generasi bangsa. Saya instruksikan seluruh jajaran agar tidak hanya fokus pada penangkapan, tetapi juga memperkuat intelijen dasar, pemetaan jaringan, serta kolaborasi lintas fungsi guna memutus rantai pasokan narkotika secara permanen,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.
Menurutnya, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan karena dampaknya sangat luas terhadap stabilitas keamanan, produktivitas masyarakat, hingga kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari program Presisi Polri yang menempatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas sebagai fondasi utama penegakan hukum.


