Komitmen Dorong Naik Kelas, Dewi Sastrani Apresiasi Jambore UMKM Forketas 2026
Aplikasi ini berfungsi sebagai pusat data terintegrasi yang mempertemukan seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan (stakeholders).
Untuk bergabung, pelaku UMKM cukup memindai kode QR (barcode) yang disediakan dan menandatangani nota kesepahaman (MoU) guna mendapatkan username dan password.
“Dalam kondisi normal, pendaftaran aplikasi ini dikenakan biaya Rp200.000. Namun, khusus selama momen Jambore ini, fasilitas tersebut diberikan secara gratis,” jelas Prof. Sri Rahayu.
Selain digitalisasi, panitia juga menerapkan strategi unik untuk mendongkrak daya beli selama acara.
Panitia sengaja tidak menyediakan konsumsi kotak atau camilan bagi tamu undangan. Sebagai gantinya, mereka membagikan kupon belanja.
Strategi ini memaksa para tamu untuk langsung membelanjakan kupon tersebut di stan-stan UMKM yang ada.
Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh para tenant, tetapi juga menciptakan efek domino ekonomi bagi rantai pasok lainnya di pasar, seperti pedagang cabai, ayam, telur, dan sayur.
Target Pengunjung dan Reward Masuk Pusat Oleh-Oleh
Jambore UMKM Forketas 2026 ini akan berlangsung selama empat hari hingga hari Minggu mendatang, dengan target kunjungan mencapai 1.000 orang per hari.
Saat ini, sebanyak 108 pelaku usaha telah berpartisipasi sebagai tenant.
Jadwal operasional pameran dimulai dari pagi hari hingga pukul 20.00 WIB. Khusus malam hari, operasional diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB karena akan dimeriahkan dengan acara api unggun dan kegiatan fun walk mengelilingi danau.
Sebagai bentuk evaluasi, Forketas telah menggandeng Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengukur tingkat perkembangan UMKM menggunakan instrumen penilaian (tools) yang komprehensif.


