Lulus dari Uniski, Cik Ujang Tinggalkan Pesan: Ijazah Bukan Garis Akhir

“Setelah hari ini, masyarakat tidak hanya akan melihat kalian berdasarkan gelar akademik yang melekat di belakang nama, tetapi masyarakat akan melihat apa yang dapat kalian lakukan, apa yang dapat diberikan, dan seberapa besar manfaat yang dapat kalian berikan kepada masyarakat,” tuturnya.
Karena itu, Cik Ujang mendorong para wisudawan untuk berani mengambil peran dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.
Ia menilai ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi harus dapat diterapkan dalam kehidupan nyata, termasuk untuk mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jangan jadikan ijazah sebagai garis akhir, tetapi jadikan ijazah sebagai titik awal untuk mengabdi dengan ilmu. Sebab, ilmu yang kalian peroleh di bangku kuliah harus mampu menjawab persoalan nyata yang ada di tengah masyarakat,” tegasnya.
Cik Ujang Tekankan Integritas dan Akhlak
Selain kemampuan akademik dan profesional, Cik Ujang menilai karakter menjadi bekal penting bagi para lulusan ketika memasuki dunia kerja maupun kehidupan sosial.
Ia mengingatkan agar kecerdasan intelektual tidak dipisahkan dari kejujuran, tanggung jawab, kepedulian dan integritas. Menurutnya, kemampuan yang dimiliki seseorang akan lebih berarti apabila dibarengi dengan sikap yang dapat dipercaya.
Pesan tersebut dinilai semakin penting bagi lulusan Uniski yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi dengan identitas Islam. Cik Ujang berharap nilai-nilai keislaman dapat tercermin dalam perilaku para alumni ketika berkarya di berbagai bidang.
“Kecerdasan tanpa integritas dapat menjadi masalah, kemampuan tanpa kejujuran dapat kehilangan kepercayaan, serta jabatan tanpa moral dapat kehilangan arah. Karena itu, jadilah insan yang cerdas, profesional, jujur, amanah, dan bertanggung jawab di mana pun kalian bekerja dan berkarya,” pungkasnya.
Wisuda ke-15 Uniski Kayuagung pun menjadi momentum bagi para lulusan untuk memasuki fase baru setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. Bekal ilmu dan pengalaman selama kuliah diharapkan dapat menjadi modal bagi mereka untuk berkarya, mengembangkan diri, sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat di Sumatera Selatan.(YL)











