Optimasi Pengeboran dengan Berbagai Inovasi, PHR Zona 4 Torehkan Prestasi
Strategi yang dipilih PEP Zona 4 dikatakan agresif karena melakukan upaya maksimal untuk mengoptimalkan dan menambah cadangan minyak secara tepat dengan memanfaatkan area di sekitar lapangan yang sudah ada dengan beberapa pendekatan.
Di antaranya, pemboran pada struktur geologi yang sama untuk menemukan potensi atau cadangan baru di area yang belum dilakukan pengeboran (step out).
Selain itu, mengeksplorasi target yang terletak di dekat infrastruktur produksi yang sudah ada (Near Field) dan mengebor di antara sumur-sumur yang sudah berproduksi dalam satu lapangan yang sama (Interfield Drilling).
Sepanjang 2025, PEP Zona 4 melakukan pengeboran step out/interfield di delapan sumur yang berlokasi di empat struktur, yaitu Abab, Benuang, Mangunjaya, dan Niru.
Perusahaan juga melakukan new area development di 9 sumur yang berada di empat struktur, yaitu Lavatera, Lembak Kemang Tapus, Prabumenang, dan Talang Jimar.
Di samping itu, PEP Zona 4 melaksanakan pengeboran 82 sumur baru di antara sumur-sumur produksi yang sudah ada.
Keberhasilan berbagai aktivitas pengeboran tersebut menjadi penopang peningkatan produksi minyak dan gas PEP Zona 4 sepanjang 2025 tanpa mengurangi aspek keamanan dan keselamatan.
“Keberhasilan ini menjadi fondasi utama dalam mempertahankan baseline produksi di tengah tantangan field yang semakin mature. PEP Zona 4 akan terus melakukan terobosan-terobosan untuk mendukung ketahanan energi nasional dengan tetap mengutamakan keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan,” tutup Djudjuwanto.


