Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Sumsel Peringatan Hari Jadi ke-80 Sumsel, Gubernur: Keberhasilan Sumsel adalah Keberhasilan Bersama
“Alhamdulillah, hari ini kita tetap menjaga Sumatera Selatan sebagai provinsi dengan level zero conflict. Ini tentu berkat kebersamaan seluruh masyarakat dan tokoh-tokoh daerah,” ungkapnya.
Mengusung tema “Sumsel Tangguh, Maju Lebih Cepat”, Herman Deru memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang berhasil diraih Sumsel dalam dua dekade terakhir.
Ia menyebut berbagai indikator makro pembangunan menunjukkan tren positif yang semakin menguat.
Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Sumsel tercatat mencapai 5,35 persen dan menjadi yang tertinggi kedua di Pulau Sumatera. Pertumbuhan tersebut berlanjut pada triwulan pertama tahun 2026 yang tumbuh sebesar 0,75 persen.
Tak hanya itu, angka kemiskinan di Sumsel juga mengalami penurunan signifikan hingga mencapai angka 9,85 persen, yang disebut Herman Deru sebagai capaian fenomenal. Ia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama luar biasa seluruh bupati dan wali kota di Sumsel.
“Provinsi ini adalah bingkai dari puzzle yang terdiri dari kabupaten dan kota. Maka keberhasilan Sumsel adalah keberhasilan bersama,” katanya.
Herman Deru juga menyinggung pentingnya pelaksanaan RPJMD sebagai janji politik yang harus diwujudkan secara nyata. Menurutnya, program pembangunan tidak boleh berhenti hanya pada diskusi dan wacana tanpa eksekusi yang jelas.
“Kita tidak boleh habis dengan keluhan atau sekadar diskusi efisiensi tanpa eksekusi. Karena masyarakat menunggu apa yang harus kita perbuat demi masa depan Sumsel,” tegasnya.
Salah satu program unggulan yang kembali diutarakan Herman Deru adalah program “100 Ribu Sultan Muda”. Program ini disebutnya sebagai strategi besar untuk menekan tingkat pengangguran terbuka sekaligus mencetak generasi muda mandiri dan produktif.


