Perkuat Keterbukaan Informasi, Komisi Informasi Sumsel dan Kanwil Kemenag Gelar FGD Bersama KI Pusat

Turut hadir tatap muka Kepala MAN dan MTsN se-Kota Palembang. Untuk menjangkau seluruh satuan kerja di Sumatera Selatan, kegiatan ini juga diikuti secara daring (online) oleh Kepala Madrasah Negeri dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Sumsel.
Apresiasi Tuan Rumah dan Komitmen Badan Publik Informatif
Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel, H Taufiq, yang dalam kesempatan tersebut bertindak selaku Plh. Kakanwil Kemenag Sumsel, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Komisi Informasi Sumsel atas ditunjuknya Kanwil Kemenag Sumsel sebagai tuan rumah penyelenggaraan acara penting ini.
Taufiq menegaskan, momentum peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional 2026 harus menjadi pijakan kuat bagi seluruh jajaran Kemenag Sumsel untuk membenahi pelayanan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi).
“Kami mengucapkan terima kasih karena Kanwil Kemenag Sumsel dipilih menjadi tuan rumah kegiatan dalam rangka memperingati Hari Keterbukaan Informasi Nasional Tahun 2026 ini. Kami berharap melalui kegiatan FGD ini, seluruh Satker baik di Kankemenag Kabupaten/Kota maupun madrasah negeri dapat mencapai kualitas keterbukaan yang Informatif,” tutur Taufiq.
Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumsel, Joemarthine Chandra, menggarisbawahi bahwa keterbukaan informasi publik bukan sekadar menggugurkan kewajiban undang-undang, melainkan bagian dari budaya pelayanan prima.
Joemarthine mengapresiasi kesiapan dan komitmen jajaran Kemenag Sumsel yang bersedia merangkul transparansi hingga ke level satuan kerja terkecil seperti madrasah dan KUA.
Ia menyatakan bahwa KI Sumsel siap melakukan pendampingan secara berkala agar target kualifikasi instansi yang “Informatif” dapat diraih secara merata oleh Kemenag di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Sinergi ini diharapkan menjadi percontohan yang baik bagi lembaga vertikal lainnya di Bumi Sriwijaya.
Acara yang berlangsung selama tiga jam tersebut berjalan interaktif dengan sesi diskusi mendalam, ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan pemenuhan hak informasi publik yang cepat dan tepat bagi masyarakat.














