Polda Sumsel Matangkan Operasi Senpi Musi 2026, Kapolda Tegaskan Komitmen Berantas Senpi Ilegal
Kapolda Sumsel juga memberikan lima penekanan kepada seluruh peserta latihan, yakni mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, menguasai materi operasi, membangun sinergi lintas fungsi, menjaga integritas dan kerahasiaan operasi, serta mengedepankan prinsip kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Lebih lanjut, Kapolda Sumsel mengingatkan seluruh personel untuk terus menanamkan semangat “Nyago Bumi Sriwijaya Aman dan Baik” sebagai filosofi pengabdian yang menekankan kehadiran Polri secara cepat, tepat, humanis, dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.
“Angka 24/7 bukan sekadar angka. Itu adalah komitmen dan janji kami untuk selalu hadir 24 jam sehari dan 7 hari dalam seminggu demi menjaga rasa aman masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Polisi Dr Sandi Nugroho.
Operasi Senpi Musi 2026 juga diarahkan untuk mendukung upaya pemberantasan berbagai bentuk gangguan keamanan lainnya yang berkaitan dengan penggunaan senjata api ilegal, termasuk tindak pidana pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, premanisme, serta kejahatan konvensional lainnya yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa latihan pra-operasi merupakan bentuk profesionalisme dan akuntabilitas institusi dalam mempersiapkan operasi yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.


