Sambut Hari Jadi, Pemkot Palembang dan BAZNAS Wujudkan Mimpi Siti Fatimah Miliki Rumah Layak Huni
Dewi juga mengapresiasi BAZNAS Kota Palembang, para muzaki, donatur, serta seluruh pihak yang terus mendukung program kemanusiaan tersebut.
Menurut Dewi, pembangunan kota tidak semata-mata diukur dari megahnya gedung dan infrastruktur, melainkan dari meningkatnya kualitas hidup masyarakatnya.
“Momentum Hari Jadi Kota Palembang ke-1343 ini menjadi pengingat bahwa pembangunan kota harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial seperti inilah yang harus terus kita jaga sebagai warisan luhur bangsa,” katanya.
Program bedah rumah yang dilaksanakan kali ini memiliki makna tersendiri karena merupakan unit ke-26 yang berhasil direalisasikan BAZNAS Kota Palembang sepanjang tahun 2026.
Capaian tersebut sekaligus menandai keberhasilan separuh perjalanan dari target tahunan sebanyak 52 rumah yang akan direvitalisasi.
Ketua BAZNAS Kota Palembang, Kgs M. Ridwan Nawawi, menjelaskan bahwa program RTLH merupakan salah satu upaya konkret dalam membantu masyarakat prasejahtera sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem di Kota Palembang.
Selain menghadirkan hunian yang lebih aman dan sehat, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan serta memberikan rasa nyaman bagi keluarga penerima manfaat.
“Alhamdulillah, hari ini kita kembali menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki secara produktif. Rumah Ibu Siti Fatimah ini adalah yang ke-26. Dengan sisa waktu yang ada di tahun 2026, kami optimistis target 52 unit rumah tidak layak huni dapat rampung dibedah seluruhnya agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Ridwan.


