Syafitri Irwan Lantik 12 Pejabat Fungsional, Tekankan Disiplin hingga Integritas ASN

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan, Syafitri Irwan, melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 pejabat fungsional di lingkungan Kanwil Kemenag Sumsel, Kamis (15/10/2026). Dalam pelantikan tersebut, ia menekankan pentingnya disiplin, integritas, koordinasi, dan kepekaan sosial bagi aparatur sipil negara (ASN).
Pelantikan yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sumsel itu menjadi momentum bagi para pejabat untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sesuai tanggung jawab dan bidang masing-masing.
Syafitri menegaskan bahwa jabatan yang dipercayakan kepada ASN merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional. Ia juga mengingatkan bahwa setiap keputusan dalam pekerjaan perlu melalui koordinasi dengan pimpinan dan pihak terkait agar pelaksanaan tugas berjalan dengan baik.
Menurutnya, kompetensi dan pengalaman kerja harus disertai sikap terbuka terhadap masukan serta kemampuan membangun komunikasi yang efektif di lingkungan organisasi.
“Amanah ini adalah sesuatu yang pantas dan layak bapak ibu sandangkan, mengingat langkah-langkah persiapan pasti telah lama dilakukan. Namun pesan saya, jangan melakukan langkah-langkah yang diambil keputusan itu oleh diri kita sendiri. Walaupun bapak ibu sudah analis atau bendahara, tetap perlu koordinasi dengan atasan, mitra, maupun orang-orang di sekeliling kita,” ujar Syafitri.
Dalam arahannya, Syafitri juga menyoroti pentingnya membangun budaya kerja yang disiplin, tertib, dan profesional. Menurutnya, kualitas seorang ASN tidak hanya terlihat dari kemampuannya menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga dari kebiasaan menjaga kerapian dan kebersihan lingkungan kerja.
Ia mengingatkan para pejabat, khususnya yang bertugas di bidang pengelolaan keuangan dan administrasi, agar memperhatikan penataan dokumen serta kebersihan meja kerja. Perangkat pendukung pekerjaan seperti komputer dan laptop juga perlu dijaga agar tetap tertata dan terawat.
Kebiasaan sederhana tersebut dinilai dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang nyaman dan membantu pegawai menjalankan tugas secara lebih efektif.
Selain kedisiplinan, koordinasi juga menjadi perhatian penting. Syafitri mengingatkan agar para pejabat fungsional tidak hanya berfokus pada tugas teknis masing-masing, tetapi juga mampu membangun kerja sama dengan rekan kerja dan pimpinan.
Dengan demikian, pelaksanaan tugas di lingkungan Kemenag Sumsel diharapkan berjalan lebih terarah serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain disiplin dan integritas, Syafitri menekankan pentingnya kecerdasan emosional bagi ASN. Ia menilai, kemampuan teknis dalam menyelesaikan pekerjaan harus diimbangi dengan etika, empati, dan kepekaan terhadap kondisi orang lain.
Menurutnya, rutinitas pekerjaan yang padat, terutama yang berkaitan dengan angka, dokumen, dan analisis data, tidak boleh membuat pegawai kehilangan kepedulian sosial.






