Syafitri Irwan Lantik Dedi Alamsyah sebagai Kakankemenag Muba, Tekankan Kolaborasi dan Kearifan Lokal
“Kunci keberhasilan program kita adalah kolaborasi. Segera lakukan harmonisasi dengan Forkopimda Muba. Pastikan kehadiran Kementerian Agama dirasakan manfaatnya melalui sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah dan instansi terkait,” ujarnya.
Tidak hanya menekankan sinergi formal, Syafitri Irwan juga berpesan agar Dedi Alamsyah mampu membaur dan memahami kearifan lokal masyarakat Musi Banyuasin yang dikenal dengan sebutan Bumi Serasan Sekate. Pemahaman terhadap budaya dan adat istiadat setempat dinilai sangat penting dalam menjaga kerukunan umat beragama dan kelancaran pelayanan keagamaan.
“Pelajari dan dalami adat istiadat serta kearifan lokal masyarakat Muba. Dekati tokoh agama dan tokoh masyarakat dengan cara-cara yang santun. Dengan memahami budaya daerah, saudara akan lebih mudah menjalankan program-program kementerian dan menjaga keharmonisan umat,” pesan Kakanwil.
Menutup arahannya, Syafitri Irwan berharap Kakankemenag Muba yang baru dapat menghadirkan inovasi dan terobosan dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah, optimalisasi pelayanan Kantor Urusan Agama (KUA), serta penguatan pelayanan kehidupan keagamaan dan program moderasi beragama di Kabupaten Musi Banyuasin.
Sementara itu, Dedi Alamsyah menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah yang diberikan serta berkomitmen melanjutkan dan meningkatkan program-program Kementerian Agama di Musi Banyuasin dengan mengedepankan kerja sama dan pelayanan prima kepada masyarakat.
Hadir dalam acara pelantikan tersebut antara lain Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel Taufiq, para Kepala Bidang dan Pembimas, Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Sumsel, serta para Ketua Tim Kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Sumsel.


