Titip Harapan Soliditas dan Perjuangan Perempuan, Lidyawati Cik Ujang Siap Pimpin PDRI Sumsel 2026–2031
Ia menegaskan, perjuangan perempuan memiliki arti penting dalam memperkuat demokrasi dan pembangunan bangsa yang berkeadilan.
“Perjuangan perempuan sangat diperlukan untuk memastikan pemenuhan hak-hak politik perempuan, perlindungan, serta jaminan hak asasi perempuan yang wajib dilindungi negara,” katanya.
Puncak konsolidasi terjadi pada Selasa, 12 Mei 2026, ketika Hj Lidyawati Cik Ujang akhirnya menyatakan kesiapannya menerima amanah tersebut setelah mendapatkan restu dari sang suami, H Cik Ujang.
Momentum itu kemudian ditandai dengan pertemuan di Rumah Makan Pagi Sore Sudirman sekaligus penyerahan AD/ART organisasi dari ketua sebelumnya, Hj Holda Herman, kepada Hj Lidyawati Cik Ujang sebagai simbol estafet kepemimpinan organisasi.
Meski demikian, pengurus PDRI Sumsel menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan baru belum diumumkan secara resmi. Pengumuman pelantikan akan dilakukan setelah struktur kepengurusan dan susunan anggota PDRI Sumsel periode 2026–2031 dinyatakan lengkap.
Sementara itu, melalui pesan di grup WhatsApp PDRI Sumsel pada Kamis, 14 Mei 2026, Ir. Hj. Holda Herman menyampaikan harapan dan dukungannya kepada Hj. Lidyawati Cik Ujang agar mampu membawa energi baru bagi organisasi perempuan Partai Demokrat di Sumatera Selatan.
“Selamat bergabung di grup WA ini Ibu Wagub. Semoga kehadiran sebagai Ketua PDRI Sumsel membawa semangat baru, inspirasi, dan semakin mempererat kita semua sebagai kader Demokrat,” tulis Holda.
Ia juga berharap kepemimpinan baru PDRI Sumsel nantinya dapat memperkuat soliditas kader perempuan Demokrat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan perempuan dan pembangunan politik di Sumatera Selatan.


