Polda Sumsel Kawal Tes Psikologi CAT IPDN 2026, Seleksi Calon Praja Digelar di Palembang

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO – Proses seleksi calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun Anggaran 2026 di Palembang mendapat dukungan dari Polda Sumatera Selatan. Kepolisian memberikan dukungan teknis dalam pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT) Psikologi guna memastikan tahapan seleksi berlangsung tertib, transparan, dan akuntabel.
Tes tersebut digelar di SMK Negeri 2 Palembang, Kamis (22/10/2026), dengan pelaksanaan dimulai sejak pukul 06.00 WIB. Kegiatan ini dipimpin Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sumsel AKBP Suparyono, S.Psi., M.Psi., selaku Ketua Tim Pemeriksaan Psikologi.
Sejumlah personel turut dilibatkan, di antaranya Kabag Dalpers Biro SDM Polda Sumsel AKBP S. Sophian, S.I.K., M.H., Kasubbag Diapers Kompol Ivan Prabowo, S.I.K., M.A., tim psikolog Ro SDM Polda Sumsel, serta pengawas internal dari Bidpropam Polda Sumsel.
Sebelum ujian dimulai, panitia melaksanakan apel kesiapan dan pemeriksaan badan terhadap peserta. Tahapan berikutnya dilanjutkan dengan pengarahan secara daring melalui Zoom oleh panitia pusat Kementerian Dalam Negeri bersama panitia daerah Polda Sumsel.
Setelah seluruh persiapan selesai, peserta mengikuti tes psikologi menggunakan sistem berbasis komputer. Hasil ujian dapat diketahui melalui sistem setelah peserta menyelesaikan tes, kemudian dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh masing-masing peserta.
Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sumsel AKBP Suparyono menegaskan bahwa dukungan kepolisian dalam seleksi calon praja IPDN mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Menurutnya, setiap peserta harus memperoleh kesempatan mengikuti tahapan seleksi sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Pelaksanaan pemeriksaan juga dilakukan dengan mengutamakan objektivitas serta pelayanan yang profesional.
“Perbantuan pemeriksaan psikologi ini kami laksanakan dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Kami berupaya memastikan setiap peserta mendapatkan perlakuan yang adil dan objektif sesuai mekanisme yang ditetapkan, sebagai bentuk komitmen pelayanan dalam semangat Polisi Bersama Masyarakat,” ujar Suparyono.








