8 Petinggi Bank BRI Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kredit Macet PT BSS dan PT SAL
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) resmi menetapkan delapan petinggi hingga mantan pejabat teras Kantor Pusat Bank Pemerintah inisial BR sebagai tersangka dalam skandal mega korupsi kredit macet PT BSS dan PT SAL.
Ironisnya, alih-alih berjiwa ksatria mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedelapan “aktor intelektual” dari Bank BRI ini justru menunjukkan sikap pembangkang.
Informasi yang dihimpun, para tersangka terpantau mangkir alias “buang badan” dari panggilan penyidik pada Jumat (27/03/2026).
Sikap meremehkan hukum ini seolah menjadi sinyal bahwa mereka merasa “kebal” dari jeratan jaksa.
Delapan nama yang kini jadi buruan utama korps Adhyaksa merupakan barisan elit pengambil kebijakan di Bank BRI Pusat periode 2008-2017, yakni KW, SL, WH, IJ, LS, AC, KA, dan TP.
Jabatan mentereng tersebut kini tercoreng setelah penyidik mencium aroma amis manipulasi data demi meloloskan kredit yang ujung-ujungnya amblas.
Wakajati Sumsel, Anton Felianto, angkat bicara mengenai mangkirnya para petinggi bank pemerintah tersebut.
Dengan nada bicara yang sangat lugas, ia memberikan peringatan terakhir agar para tersangka segera menyerahkan diri ke hadapan penyidik.
”Kami ingatkan kepada para tersangka, jangan coba-coba menghambat jalannya penyidikan. Jika pada panggilan berikutnya tetap tidak kooperatif dan kembali mangkir tanpa alasan yang sah, maka jangan salahkan kami jika tim di lapangan melakukan tindakan tegas berupa PENJEMPUTAN PAKSA. Tidak ada tempat bagi siapa pun untuk bersembunyi dari jeratan hukum!” tegas Anton Felianto.


