Oknum Guru di Palembang Diduga Gelapkan Penukaran Uang Baru Lebaran Idulfitri hingga Rp1,1 Miliar
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Diduga telah menggelapkan penukaran uang baru untuk Lebaran Idulfitri 1447 H mencapai Rp1,1 miliar, seorang guru SMKN 1 Palembang dilaporkan ke Polda Sumsel pada Kamis 2 April 2026.
Oknum guru berinisial F itu dilaporkan 50 orang korban ke polisi dengan modus jasa penukaran uang baru pecahan kecil untuk Lebaran Idulfitri pada Idulfitri 1447 H lalu.
Puluhan korban yang melakukan penitipan uang kepada oknum guru itu akhirnya hanya gigit jari.
Lantaran uang pecahan kecil yang dijanjikan tak pernah diterima bahkan hingga Lebaran Idulfitri 2026 telah lewat dari sepekan.
Ironisnya, oknum guru mapel Bahasa Inggris itu bahkan menjerat salah satu siswinya. Terlapor juga mengaku mengenal orang nomor satu di Bank Indonesia dan meyakinan para korban.
“Kami yakin memang dia kenal dengan orang di Bank Indonesia (BI) Sumsel. Karena yakini kami memberikan Ro183 juta dan kami lebih yakin dia amanah dan lancar,” ujar F (17), salah satu korban yang juga siswi SMKN 1 Palembang.
Bahkan korban F, tambah yakin dengan oknum guru F sudah mengenal dan akrab sejak di bangku kelas 1 SMK.
”Tahun kemarin memang saya pernah nitip tukaran uang tapi jumalhanya kecil karena hanya untuk keluarga makanya saya yakin,” kenangnya.
Uang sebanyak Rp183 juta yang hendak ditukar ke nominal kecil itu, kata dia, sebagian milik keluarganya dan sebagian merupakan uang dari emas milik orang tuanya yang digadaikan.
”Pada H-1 Lebaran, sempat saya tagih tapi katanya ada kendala di BI, dan ternyata uang itu tidak pernah ada bahkan sampai H+7 Lebaran. Bahkan saya datang ke rumahnya, tapi uang itu tak pernah ada,” sesalnya.
Akhirnya, para korban yang telah menitipkan uang kepada oknum guru itu baru sadar ternyata uang mereka tidak pernah ditukarkan ke BI.
”Dari pengakuannya, teryata dia juga menukarkan uang kami ke orang lain bahkan ada yang bunga dari yang 10 persen sampai 20 persen,” terangnya lagi.


