Bahas Agama hingga AI, 100 Penyuluh Lintas Iman Sumsel Berkumpul di Lokakarya ICRS
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Sebanyak 100 penyuluh agama dari berbagai unsur keyakinan (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan berkumpul dalam sebuah agenda penting.
Mereka berpartisipasi dalam Lokakarya Program Religious Literacy (RL) bertajuk “Pengayaan Wacana Agama dan Keragaman” yang berlangsung pada 11-12 Juni 2026 di Aula Kanwil Kemenag Sumsel.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) dan Kanwil Kemenag Sumsel.
Program ini menjadi bagian dari keberlanjutan Fase 2 (2023–2026) yang sebelumnya telah sukses menjangkau Nusa Tenggara Timur, Maluku, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara.
Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan, yang membuka acara sekaligus menjadi narasumber, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif kolaboratif ini.
Ia menegaskan bahwa program Literasi Keagamaan ini sangat relevan dengan agenda prioritas kementerian.
“Program ini hadir sebagai kontribusi nyata untuk melengkapi penguatan Moderasi Beragama yang sedang digulirkan oleh Kementerian Agama. Penekanan pada substansi materi dan kelompok sasaran para penyuluh agama ini sangat strategis,” ujar Syafitri, Kamis (11/6/2026).
Syafitri berharap, pembekalan ini mampu memperluas cakrawala dan memberikan pengalaman konkret bagi para penyuluh dalam mengenal umat agama lain.
Dengan begitu, mereka dapat menjadi motor penggerak dalam merawat serta menyebarkan sikap toleransi dan saling menghargai di tengah masyarakat Sumatera Selatan.


