SRIWIJAYATERKINI.CO SRIWIJAYATERKINI.CO
  • Palembang Terkini
  • Sumsel
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Bisnis
    • Bank Sumsel Babel
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Inspiratif
    • Info Lowongan Kerja
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Selebriti
  • Advetorial
  • Opini
SELENGKAPNYA
TENTANG KAMI
REDAKSI
FOLLOW US
YOUTUBE
FACEBOOK
TIKTOK
WHATSAPP
SRIWIJAYATERKINI.CO

© SRIWIJAYATERKINI.CO

SRIWIJAYATERKINI.CO SRIWIJAYATERKINI.CO
Search the Site
Popular Searches:
Palembang Terkini Sumsel Hukum & Kriminal
Recent Posts
Perkosa dan Cabuli Anak 11 Tahun di Banyuasin, Pria 31 Tahun Ditangkap Polda Sumsel
01/11/2026
APBD Sumsel 2027 Disepakati Rp9,02 Triliun, Kini Menunggu Evaluasi Kemendagri
01/11/2026
Mabes Polri Turun Tangan Pantau Karhutla, Kapolda Sumsel Diminta Perkuat Pengawasan Titik Rawan
01/11/2026
01 Nov 2026
  • Palembang Terkini
  • Sumsel
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Bisnis
    • Bank Sumsel Babel
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Inspiratif
    • Info Lowongan Kerja
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Selebriti
  • Advetorial
  • Opini
SRIWIJAYATERKINI.CO SRIWIJAYATERKINI.CO
  • Palembang Terkini
  • Sumsel
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Bisnis
    • Bank Sumsel Babel
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Inspiratif
    • Info Lowongan Kerja
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Selebriti
  • Advetorial
  • Opini
SELENGKAPNYA
TENTANG KAMI
REDAKSI
FOLLOW US
YOUTUBE
FACEBOOK
TIKTOK
WHATSAPP
SRIWIJAYATERKINI.CO

© SRIWIJAYATERKINI.CO

SRIWIJAYATERKINI.CO SRIWIJAYATERKINI.CO
Search the Site
Popular Searches:
Palembang Terkini Sumsel Hukum & Kriminal
Recent Posts
Perkosa dan Cabuli Anak 11 Tahun di Banyuasin, Pria 31 Tahun Ditangkap Polda Sumsel
01/11/2026
APBD Sumsel 2027 Disepakati Rp9,02 Triliun, Kini Menunggu Evaluasi Kemendagri
01/11/2026
Mabes Polri Turun Tangan Pantau Karhutla, Kapolda Sumsel Diminta Perkuat Pengawasan Titik Rawan
01/11/2026
01 Nov 2026
  • Palembang Terkini
  • Sumsel
  • Hukum & Kriminal
  • Nasional
  • Politik
  • Pendidikan
  • Bisnis
    • Bank Sumsel Babel
  • Olahraga
  • LifeStyle
    • Inspiratif
    • Info Lowongan Kerja
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Selebriti
  • Advetorial
  • Opini
Home/Palembang Terkini/Dari Papan Tulis ke Medsos, Ratusan Guru Al-Fahd Kini Cerdas Digital
Palembang Terkini

Dari Papan Tulis ke Medsos, Ratusan Guru Al-Fahd Kini Cerdas Digital

PALEMBANG, SRIWIJAYATERKINI.CO — Ratusan guru dan tenaga pendidik Yayasan Islam Al-Fahd yang berasal dari jenjang SD, SMP, SMA hingga Pondok Pesantren Modern Muadalah antusias mengikuti pelatihan digital dalam bermedia sosial serta strategi membangun kerja sama dengan media mainstream.

Kegiatan tersebut menghadirkan pemateri Dr. Firdaus Komar, M.Si. sebagai wartawan senior dan juga ahli pers Dewan Pers dan Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumsel, yang mengupas berbagai hal terkait pengelolaan media sosial, budaya organisasi, membangun kepercayaan dalam institusi, hingga bagaimana memahami ekosistem media di era digital.

Acara dibuka secara resmi oleh pemilik Yayasan Islam Al-Fahd, Abuya. Dalam sambutannya, Abuya berharap para guru, ustaz dan ustazah dapat memahami serta menerapkan materi yang disampaikan, terutama dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, pemahaman mengenai komunikasi dan media sosial penting dimiliki tenaga pendidik, termasuk kemampuan menghadapi persoalan serta melakukan manajemen krisis ketika terjadi masalah yang berpotensi memengaruhi reputasi lembaga.

BACA JUGA:  Implementasi Polri Presisi, Polda Sumsel Gandeng Manggala Agni dan Akademisi Bahas Solusi Karhutla

Melalui pelatihan tersebut, diharapkan semakin meningkat pemahaman dan kesadaran profesional para tenaga pendidik dalam pengelolaan informasi, media, komunikasi krisis, serta menjaga reputasi lembaga pendidikan di tengah perkembangan era digital.

Menjaga Marwah Lembaga Pendidikan

Dalam pemaparannya, Firdaus Komar yang akrab disapa Firko menjelaskan bahwa setiap peristiwa yang terjadi di lingkungan lembaga pendidikan perlu dikelola dengan baik, terutama ketika berkembang menjadi isu publik yang memiliki dampak terhadap organisasi.

Firko menegaskan, menjaga marwah lembaga pendidikan berarti menjaga kehormatan, kepercayaan, nilai, dan citra sekolah di mata peserta didik, orang tua, masyarakat maupun pemerintah.

“Marwah sekolah tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh integritas guru, perilaku siswa, budaya sekolah, pelayanan, dan cara sekolah berkomunikasi di ruang publik maupun media sosial,” jelasnya.

BACA JUGA:  Sekda Sumsel Edward Candra Buka Diskusi Kajian Studi Lobbying Politik dan Regulasi Bersama KPK RI

Menurut Firko, terdapat sejumlah langkah yang perlu dilakukan lembaga pendidikan untuk menjaga marwah dan kepercayaan publik.

Pertama, menjaga integritas dan keteladanan guru. Guru harus menjadi contoh dalam ucapan, sikap, kedisiplinan maupun penggunaan media sosial.

Perilaku yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap sekolah harus dihindari dengan menerapkan prinsip kejujuran, tanggung jawab, keadilan dan profesionalitas.

Kedua, membangun budaya sekolah yang positif. Hal tersebut dapat dilakukan dengan membiasakan salam, sopan santun, disiplin, gotong royong dan sikap saling menghargai.

BACA JUGA:  Raih Opini WTP ke-12 Berturut-turut, Gubernur Herman Deru Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 di DPRD Sumsel

Sekolah juga harus mencegah bullying, kekerasan, diskriminasi dan penghinaan sehingga tercipta lingkungan yang aman secara fisik, psikologis, sosial maupun digital.

Ketiga, menjaga kualitas pembelajaran. Marwah sekolah akan semakin kuat apabila masyarakat melihat bahwa lembaga pendidikan mampu menghasilkan peserta didik yang berilmu, berkarakter, mandiri dan memiliki kemampuan menghadapi perubahan zaman.

Keempat, transparansi dan akuntabilitas. Pengelolaan sekolah, kegiatan, prestasi, penggunaan anggaran hingga pelayanan kepada orang tua harus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kelima, menjaga hubungan dengan orang tua dan masyarakat. Sekolah bukan lembaga yang berdiri sendiri. Pendidikan membutuhkan kerja sama antara sekolah, keluarga, masyarakat dan media sebagai bagian dari ekosistem pendidikan.

BACA JUGA:  Cik Ujang Tutup Kejurnas Open Karate Piala Wagub Sumsel 2026, 1.500 Atlet Adu Kemampuan

Pages: 1 2

Tags:

Al-FahdCerdas DigitalMedsosPapan TulisRatusan Guru

Bagikan Berita

Previous Post

Tak Bersudahan, Sumur Minyak Ilegal di Sanga Desa Muba Meledak Lagi, Pekerja Alami Luka Bakar

Next Post

Kado Istimewa Kemerdekaan: Ketua DPRD Prabumulih Besuk Bayi Pembawa Berkah di RSUD

BERITA TERKAIT

By Yulie
Headline

Jadi Perhatian Dinas Perkimtan, Pohon Tua Dekat Rumah Dinas Wali Kota Palembang Tumbang

01/11/2026
By Yulie
Palembang Terkini

Festival Jajanan Bingen 2026, Dewi Sastrani Kenalkan Kuliner Tempo Dulu

01/11/2026
By Yulie
Palembang Terkini

Ratu Dewa Beri Tantangan untuk HSBE Palembang, Jangan Hanya Jadi Wadah Silaturahmi

01/11/2026
By Aditya Pratama
Headline

APBD Sumsel 2027 Disepakati Rp9,02 Triliun, Kini Menunggu Evaluasi Kemendagri

01/11/2026
SRIWIJAYATERKINI.CO

Kami hadir sebagai media independen yang mengedepankan integritas, kecepatan, dan kedalaman informasi untuk memenuhi kebutuhan pembaca akan berita yang berkualitas.

ABOUT US

  • Redaksional
  • Privacy Policy
  • Kode Perilaku
  • Term & Condition
  • Pedoman Media Siber

CONTACT US

Call :
0811 – 7887- 407 (WA Only)
0813 – 6862 – 0292

Email Redaksi :
redaksisriwijayaterkini.co@gmail.com

Email Iklan :
iklansriwijayaterkini.co@gmail.com

NETWORK

© All Rights Reserved, SRIWIJAYATERKINI.CO