Gubernur Herman Deru: Sumsel Siap Jadi Role Model Obligasi Daerah Demi Wujudkan Janji Pembangunan
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menegaskan kesiapan Sumsel menjadi role model penerbitan obligasi daerah sebagai solusi alternatif pembiayaan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri Sarasehan Nasional MPR RI, Selasa (19/5/2026).
Menurut Herman Deru, banyak kepala daerah di Indonesia menghadapi tantangan besar dalam merealisasikan program pembangunan, terutama bagi kepala daerah yang baru menjabat dan dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah.
“Sumsel siap menjadi role model penerbitan obligasi daerah,” tegas Herman Deru di hadapan ratusan peserta sarasehan.
Ia menjelaskan, terdapat 44 daerah di Indonesia yang dinilai memiliki kemampuan fiskal baik dan layak menerbitkan obligasi daerah. Skema tersebut dinilai dapat menjadi solusi agar program pembangunan dan janji kampanye kepala daerah tidak terhenti akibat keterbatasan anggaran.
Selain itu, Herman Deru juga mengusulkan skema dukungan pembiayaan baru dari pemerintah pusat kepada daerah berdasarkan proporsi APBD masing-masing daerah.
“Daerah yang kuat didorong lebih mandiri, sementara daerah yang masih membutuhkan tetap mendapatkan dukungan,” ujarnya.
Sarasehan Nasional ke-7 MPR RI tersebut mengusung tema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik.”
Dalam kesempatan itu, Melchias Markus Mekeng menyampaikan bahwa wacana obligasi daerah sebenarnya telah muncul sejak tahun 2000, namun hingga kini masih terus dibahas karena dinilai relevan dengan kondisi fiskal daerah saat ini.


