Kapolda Sumsel Ajak Seluruh Personel Jadikan Pancasila Ideologi yang Hidup dalam Pengabdian kepada Masyarakat
Bagi institusi Polri, peringatan Hari Lahir Pancasila memiliki makna strategis karena nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi landasan moral dalam pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.
Melalui semangat Presisi, Polri terus berupaya menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, transparan, dan berkeadilan sebagai implementasi nyata nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kapolda Sumatera Selatan dalam amanat yang dibacakannya mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penerus bangsa, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup. Jangan biarkan Pancasila hanya menjadi tulisan dalam dokumen negara atau hiasan di dinding semata. Pancasila harus hadir dalam setiap tindakan, keputusan, dan pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” demikian amanat Kepala BPIP yang dibacakan Kapolda Sumsel.
Momentum Hari Lahir Pancasila tahun ini juga menjadi pengingat bagi seluruh personel Polri untuk terus memperkuat integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.
Nilai kemanusiaan, persatuan, keadilan sosial, serta semangat gotong royong menjadi pedoman penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa semangat Pancasila harus tercermin dalam setiap program dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.


