Ketua Umum HMTN MP Sebut Herman Deru Layak Menyandang Predikat ‘Gubernur Pangan’ Indonesia
PALEMBANG, SRIWIJAYA TERKINI.CO – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Masyarakat Tani Nusantara Merah Putih (HMTN MP), Asril Naska, menegaskan bahwa Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, layak menyandang predikat sebagai “Gubernur Pangan” Indonesia.
Menurut Asril, predikat tersebut pantas diberikan karena Herman Deru telah lebih dahulu menjalankan dan memperjuangkan program ketahanan pangan, bahkan sebelum isu tersebut menjadi program prioritas nasional.
Pernyataan itu disampaikan Asril Naska saat melantik dan mengukuhkan Pengurus HMTN MP Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Sumsel serta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kabupaten/kota se-Sumsel periode 2026–2031 di Griya Agung Palembang, Minggu (20/6/2026) sore.
“Harus diakui, Herman Deru adalah gubernur pangan Indonesia. Bahkan sebelum ada program ketahanan pangan seperti sekarang, beliau merupakan satu-satunya gubernur yang telah memulai langkah-langkah nyata untuk memperkuat sektor pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan,” ujar Asril.
Menurutnya, konsistensi Herman Deru dalam membangun sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani menjadi alasan kuat HMTN MP memberikan apresiasi tersebut. Bahkan, DPP HMTN MP berencana mengundang Herman Deru sebagai tokoh pangan nasional dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) organisasi tersebut.
“Satu gubernur yang sebelum ada program ketahanan pangan sudah bergerak lebih dahulu adalah Herman Deru. Karena itu, kami akan mengundang beliau sebagai tokoh pangan nasional dalam Rakernas DPP HMTN MP,” tegasnya.
Asril juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap HMTN MP. Menurutnya, sambutan dan dukungan yang diberikan menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Asril menegaskan bahwa HMTN MP berkomitmen menjadi wadah perjuangan aspirasi petani di seluruh Indonesia. Tidak hanya memperjuangkan hak-hak petani, organisasi ini juga fokus pada pemberdayaan petani melalui pendampingan, edukasi, penerapan teknologi pertanian, pengembangan pertanian organik, hingga hilirisasi komoditas pertanian.
“Kami tidak hanya berbicara soal bantuan benih atau bibit, tetapi bagaimana petani mendapatkan pendampingan mulai dari sebelum tanam, masa panen, hingga pascapanen. Hilirisasi menjadi kunci agar petani mendapatkan nilai tambah dan kesejahteraan yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru mengajak seluruh pengurus HMTN MP menjadi motor penggerak perubahan pola pikir petani agar mampu naik kelas menjadi pelaku usaha pertanian yang modern dan berdaya saing.


