Semangat Belajar di Usia Senja, 60 Kakek dan Kakekdi Palembang Resmi Diwisuda

Melalui pendidikan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kesehatan fisik, tetapi juga mendapatkan pembelajaran yang menyentuh aspek mental, spiritual, intelektual, dan sosial.
Konsep pendidikan yang dikembangkan mengacu pada lansia SMART, yaitu Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat.
Selain itu, pembelajaran juga mencakup tujuh dimensi lansia tangguh. Ketujuh aspek tersebut meliputi dimensi spiritual, fisik, emosional, intelektual, sosial kemasyarakatan, profesional vokasional, serta lingkungan.
Materi tersebut dirancang untuk membantu para lansia memahami pentingnya menjaga kesehatan, membangun hubungan sosial, mengembangkan kemampuan diri, dan mempertahankan kemandirian di tengah keluarga maupun masyarakat.
Dengan bekal pengetahuan tersebut, para peserta diharapkan dapat menerapkan pola kehidupan yang lebih sehat dan memiliki kepercayaan diri dalam menjalani masa tua.
Keberhasilan 60 peserta menyelesaikan pendidikan menjadi salah satu gambaran pentingnya program pemberdayaan bagi kelompok lanjut usia di Palembang.
Ke depan, keberadaan Sekolah Lansia diharapkan dapat diperluas ke lebih banyak kecamatan sehingga semakin banyak kakek dan nenek mendapatkan kesempatan mengikuti kegiatan pembelajaran serupa.
Program ini tidak sekadar memberikan pendidikan, tetapi juga membuka ruang bagi para lansia untuk bersosialisasi, berbagi pengalaman, menambah pengetahuan, dan tetap terlibat dalam kehidupan masyarakat.
Wisuda Sekolah Lansia 2026 pun menjadi pengingat bahwa belajar merupakan proses sepanjang hayat. Bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti mengembangkan diri, karena kesempatan untuk menjadi lebih sehat, mandiri, dan produktif selalu terbuka.(YL)







