Tim SAR Cari Perempuan yang Dilaporkan Hilang Tenggelam Saat Hendak Mandi di Sungai
Pada hari kedua pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyisiran di atas permukaan air secara visual dengan luas area pencarian sekitar 9 km² menggunakan perahu karet Basarnas dan perahu milik masyarakat.
Tim dibagi menjadi dua Search Rescue Unit (SRU), yaitu SRU pertama melakukan pencarian ke arah utara sejauh kurang lebih 4 km², sedangkan SRU kedua menyisir ke arah tenggara sejauh 5 km².
Selain itu, tim juga melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada di sepanjang pesisir Sungai Komering agar segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban.
Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin, melalui Kasi Operasi Kantor SAR Palembang, Mancarah Wanto, mengatakan bahwa seluruh unsur SAR Gabungan akan terus mengoptimalkan upaya pencarian hingga korban ditemukan.
“Kami mengerahkan seluruh potensi SAR yang ada untuk melakukan pencarian secara maksimal. Kami berharap korban dapat segera ditemukan sehingga dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga. Kami juga mengimbau masyarakat yang berada di sepanjang aliran Sungai Komering agar segera melapor kepada petugas apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Mancarah Wanto.
Basarnas Kantor SAR Palembang juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan, terutama bagi anak-anak, lansia maupun anggota keluarga yang membutuhkan pendampingan khusus. Keselamatan harus menjadi prioritas utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan di perairan.
Apabila masyarakat mengalami atau mengetahui adanya kondisi kedaruratan yang memerlukan bantuan pencarian dan pertolongan, segera hubungi Basarnas melalui Emergency Call 115, yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.
Unsur SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian.


