Herman Deru Resmikan Sriwijaya Health Institute, Dorong Peningkatan Kualitas Tenaga Kesehatan Sumsel
Herman Deru menyebut keberhasilan Sumsel dalam menekan angka stunting tidak terlepas dari dedikasi para tenaga kesehatan yang bekerja langsung bersama masyarakat.
“Lebih dari 6.000 posyandu aktif di Sumsel menjadi kekuatan besar dalam membangun kesehatan masyarakat. Di balik keberhasilan itu terdapat kontribusi luar biasa dari para tenaga kesehatan yang bekerja tanpa lelah,” katanya.
Selain peningkatan kompetensi, Herman Deru juga menekankan pentingnya membangun karakter pelayanan yang humanis. Menurutnya, tenaga kesehatan merupakan profesi yang bersentuhan langsung dengan kondisi fisik maupun psikologis masyarakat sehingga aspek empati dan keramahan tidak boleh diabaikan.
Ia mengingatkan bahwa pelayanan yang baik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan medis, tetapi juga oleh cara tenaga kesehatan memberikan rasa nyaman dan kepercayaan kepada pasien.
“Pasien yang datang ke fasilitas kesehatan tidak hanya membutuhkan pengobatan, tetapi juga membutuhkan ketenangan. Karena itu, aspek keramahtamahan harus menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Herman Deru berharap SHI dapat menjadi pusat pengembangan kapasitas tenaga kesehatan yang berkelanjutan bagi seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Ia menginginkan tenaga kesehatan dari 17 kabupaten/kota memperoleh kesempatan yang sama untuk meningkatkan kompetensi melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan yang tersedia.
Pada kesempatan tersebut, Herman Deru juga menyinggung pentingnya memperkuat ketahanan kesehatan daerah. Menurutnya, pengalaman menghadapi pandemi COVID-19 menjadi pelajaran berharga bahwa kualitas sumber daya manusia kesehatan merupakan faktor utama dalam menghadapi berbagai ancaman kesehatan di masa mendatang.


