Polda Sumsel Gagalkan Pengiriman 6.000 Butir Ekstasi dan 150 Cartridge Etomidate dari Jaringan Sumatera Utara

Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan AKBP HM Syeh Kopek, menjelaskan bahwa kendaraan sempat berusaha menghindari pemeriksaan saat akan dihentikan petugas.
“Personel melakukan pengejaran secara terukur hingga kendaraan berhasil dihentikan dengan aman. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, ditemukan seluruh barang bukti yang dibawa oleh kedua tersangka. Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terlibat,” jelas Syeh Kopek.
Atas perbuatannya, kedua tersangka saat ini menjalani proses penyidikan lebih lanjut oleh Ditresnarkoba Polda Sumsel.
Penyidik juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan distribusi narkotika lintas provinsi tersebut.
Pengungkapan ini memiliki arti strategis dalam menjaga Sumatera Selatan dari ancaman peredaran narkotika yang menyasar generasi muda dan produktif.
Keberhasilan memutus jalur distribusi narkotika dari luar daerah juga menjadi bagian penting dalam mendukung program nasional pemberantasan narkoba yang terus digencarkan pemerintah dan Polri.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan sinergi antarfungsi kepolisian dalam menghadapi pola peredaran narkotika yang semakin kompleks.
“Polda Sumatera Selatan akan terus memperkuat kolaborasi antar fungsi, pemanfaatan teknologi informasi, serta langkah-langkah penegakan hukum yang profesional untuk memberantas jaringan narkotika. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba di lingkungan masing-masing,” tegas Kombes Pol Nandang.
Polda Sumatera Selatan memastikan komitmennya untuk terus melakukan langkah preventif dan represif secara berkelanjutan guna melindungi masyarakat dari ancaman narkotika serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.














